[27/04] Hakim Agung Sunarto Terpilih Jadi Waka MA Non-Yudisial Pengadilan Agama Sijunjung
Hari Sabtu , 07 Desember 2019
Terjemah Ke Bahasa Lain


logo mahkamah agung website ramah difable

Assalamu'alaikum Wr. Wb. | Selamat datang di situs resmi Pengadilan Agama Sijunjung | Media Pelayanan, Transparansi dan Informasi Online




Artikel Terbaru

Pengumuman

[27/04] Hakim Agung Sunarto Terpilih Jadi Waka MA Non-Yudisial


Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, Sunarto meraih 24 suara, sedangkan Andi Samsan hanya 21 suara. Sunarto unggul tiga suara. Sementara satu suara dinyatakan tidak sah karena tidak mencontreng surat suara sebagaimana tertuang dalam tata tertib pemilihan.

"Berdasarkan rekapitulasi suara, hakim agung Dr H Sunarto, SH, M.Hum memperoleh suara 24 suara dan Dr H Andi Samsan Nganro SH, M.Hum memperoleh 21 suara. Satu suara dinyatakan tidak sah. Oleh karena itu, Dr H Sunarto dinyatakan sebagai wakil ketua mahkamah agung bidang non-yudisial. Selanjutnya, surat keputusan akan diteruskan kepada presiden," kata Ketua MA Hatta Ali.

Proses voting putaran kedua dilaksanakan di ruang Kusuma Admaja, Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018). Voting disaksikan oleh hakim agung Artidjo Alkostar dan hakim agung Soltoni Mohdally.

 


Berdasarkan catatan detikcom, Sunarto lahir di Sumenep pada 11 April 1959. Sunarto meraih gelar sarjana hukum di Universitas Airlangga Surabaya dengan mengambil konsentrasi hukum perdata.

Dua tahun setelah lulus 1984, Sunarto mengawali karier sebagai calon hakim di PN Surabaya. Pengabdiannya sebagai hakim bermula pada tahun 1987 di PN Merauke. Ia bertugas di sana hingga 1992.

Dari PN Merauke, Sunarto dipindah ke PN Blora. Ia bertugas di wilayah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur itu dari tahun 1992 hingga 1997. Setelah itu, pada tahun 1997-2002, Sunarto pindah tempat tugas di PN Pasuruan.

Karier Sunarto mulai menanjak ketika dipindah ke PN Trenggalek. Pada tahun 2002 hingga 2003, ia diangkat menjadi Wakil Ketua PN Trenggalek dan dua tahun setelah itu posisinya naik menjadi Ketua PN.

Pada tahun 2005 saat usianya menginjak 46 tahun, Sunarto diangkat menjadi hakim tinggi dengan penugasan pertama di Pengadilan Tinggi Gorontalo. Tidak sampai dua tahun bertugas di sana, Sunarto ditarik ke Jakarta untuk menjadi hakim tinggi pengawas pada Badan Pengawasan MA. Tugas itu diembannya sejak tahun 2006 hingga 2009.

Pada tahun 2009 karier Sunarto menanjak lagi. Di Badan Pengawasan MA, ia diberi amanah menjadi Inspektur Wilayah III. Setahun kemudian, Sunarto dilantik menjadi Inspektur Wilayah II hingga tahun 2013. Pada 30 September 2013, Sunarto dilantik Ketua MA Hatta Ali untuk menjadi orang yang paling bertanggung jawab dalam mengawasi perilaku hakim.

Sunarto juga sempat ditolak sebanyak 2 kali sebagai calon hakim agung oleh DPR Tahun 2013-2014. Di Tahun 2015, ia pun berhasil menjadi calon hakim agung. Tahun 2017 lalu Sunarto dilantik sebagai Ketua Muda Pengawasan.

Di kalangan yudikatif, Sunarto dikenal sebagai sosok yang religius, berintegritas tinggi dan berpembawaan kalem.(detik.com)

 

Sistem Informasi Penelusuran Perkara

TypographyDengan diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 3/DJU/HM02.3/6/2014 tentang Administrasi Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi maka peran Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP Versi 3.1.3), selanjutnya disebut sebagai SIPP, menjadi semakin penting dan diandalkan untuk proses administrasi dan penyediaan informasi baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Lebih Lanjut

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi Pencarian cepat data Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

LPSE

TypographyLayanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI. Bagi masyarakat yang berminat mengikuti lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan dibawahnya, silahkan kunjungi, baca peraturannya, serta ikuti dan masukkan penawaran anda.

Kunjungi

E-LEARNING

TypographyE-Learning Mahkamah Agung RI. Portal ini merupakan media pembelajaran dan pelatihan secara elektronik (eLearning) yang dikhususkan bagi warga peradilan agama di seluruh Indonesia. Banyak manfaat yang didapatkan dari program eLearning ini. Beberapa manfaat itu antara lain adalah menghemat waktu dan biaya, menjangkau lebih banyak partisipan dari berbagai daerah dengan kondisi geografis yang berbeda-beda, selain tentunya juga dapat membuat para partisipan lebih mandiri dalam menggali materi pembelajaran.

Kunjungi